Rizky Pora dan Bayu Pradana Ditinggal Dua Pemain Kunci, Pelatih Barito Kebingunan

Rizky Pora dan Bayu Pradana Ditinggal Dua Pemain Kunci, Pelatih Barito Kebingunan

Rizky Pora dan Bayu Pradana tercatat tengah mengikuti pemusatan latihan timnas senior untuk kualifikasi Piala Dunia 2022. Situasi ini lantas membuat pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, pusing tujuh keliling. 

Ditinggal dua sosok penting, membuat Djanur harus memutar otak. Di masa persiapan ini, dia terpaksa harus mencari komposisi terbaik di dalam laga uji coba.

“Kami sudah sampai pada uji coba keempat. Kami coba menurunkan komposisi yang berbeda, karena dua gelandang kami dipanggil timnas, jadi harus mencoba alternatif lain,” ujar Djanur dilansir laman resmi klub.

Lebih lanjut, juru taktik asal Majalengka tersebut mengakui tanpa dua pemainnya itu, lini tengah Laskar Antasari dibuat kesulitan. Hal itu terlihat dalam laga uji coba kontra juara Liga 3, Persetala Tanah Laut di Stadion Demang Lehman. 

“Memang sangat terlihat lini tengah kami yang ditinggal Bayu Pradana dan Riski Pora belum maksimal.

“Kebetulan juga tim lawan bermain bagus, dan memberikan perlawanan, jadi kami agak sulit mendapatkan peluang. Terlihat sekali tengah dan belakang kerap terburu-buru,” kata tutup Djanur. 

Peter Gulacsi Jadi Benteng Kokoh Di Bawah Mistar RB Leipzig

Duel RB Leipzig kontra Tottenham Hotspur menjadi ajang unjuk kemampuan Peter Gulacsi. Kegemilangannya di bawah mistar gawang Leipzig membuat lini serang The Lilywhites tumpul.

RB Leipzig sukses meraih kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas Tottenham pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (20/2/2020) dinihari WIB. Gol tunggal tim tamu diciptakan melalui titik putih yang sukses dieksekusi Timo Werner.

Para suporter Die Roten Bullen boleh saja mengelu-elukan Timo Werner sebagai pahlawan kemenangan tim, tapi hasil tersebut tak akan datang ke pasukan Julian Nagelsmann tanpa kegemilangan Peter Gulacsi saat mengawal gawang Leipzig.

Kiper asal Hungaria tersebut memang membuat lini serang skuad besutan Jose Mourinho frustasi sepanjang 90 menit laga berlangsung. Berdasarkan catatan Opta, Tottenham mampu melepaskan 12 tembakan dengan 5 diantaranya on target.

Namun dari jumlah sebanyak tersebut semuanya berhasil diredam dan diamankan oleh Peter Gulacsi. Salah satu penyelamatan yang paling krusial dilakukan Gulacsi adalah saat memblok bola sepakan Erik Lamela empat menit jelang laga usai. Dengan cekatan, sembari merentangkan tubuhnya, Gulacsi yang terbang berhasil menepis bola yang mengarah ke pojok kiri gawang.

Gulacsi memang bisa dibilang salah satu kunci melejitnya performa Leipzig sejak kali pertama promosi dari kasta kedua Liga Jerman pada tahun 2015 silam. Dilansir dari Squawka, Gulacsi menjadi kiper dengan jumlah clean sheet terbanyak di Bundesliga sejak musim 2018/2019 yakni 21 cleansheet.

Untuk musim ini, kiper berusia 29 tahun tersebut sudah mengoleksi enam clean sheet di ajang Bundesliga, hanya kalah dari Manuel Neuer yang sudah mengemas 8 clean sheet.

Karir Gulacsi sendiri terbilang tak mulus sebelum berkilau di Leipzig. Semasa memperkuat Liverpool dari rentang waktu 2007 hingga 2012 ia tak sekalipun mengecap rasanya bermain sebagai kiper The Reds.

Gulacsi justru lebih banyak dipinjamkan ke tim divisi dua seperti Hereford, Tranmere Rovers dan Hull City. Gulacsi akhirnya memutuskan hengkang ke RB Salzburg sebelum akhirnya ditarik ke Leipzig pada 2015 silam.