Sosok Ini Jadi Inspirator Karim Benzema dalam Berkarier

Sosok Ini Jadi Inspirator Karim Benzema dalam Berkarier

Ronaldo Luis Nazario da Lima menciptakan cerita sukses pesepakbola yang sukses berkarier di lapangan hijau. Penyerang Real Madrid, Karim Benzema pun mengaku mengidolakan legenda timnas Brasil itu.

Menurut Benzema, sosok Ronaldo da Lima menjadi panutan dirinya dalam meniti karier di Real Madrid. Pasalnya, sebelum dirinya bersinar bersama Los Blancos, ada Ronaldo yang melegenda sejak kedatangannya pada musim 2002/03 silam.

Ronaldo yang pensiun di tahun 2011 lalu dianggapnya sebagai penyerang yang cukup komplet. Jika bicara skill olah bola, Benzema punya keyakinan tersendiri. Menurutnya, pemain dengan bakat terbaik di dunia yang pernah ada adalah Ronaldo ‘The Fenomenal‘, si rambut kuncung dari Brasil.“Aku sudah berbincang dengan penggemarku dan bilang bahwa saya jatuh cinta dengan sepakbola saat melihat anda beraksi. Buat saya, anda yang terbaik. Para penggemarku bilang, Zinedine Zidane juga, tapi saya bilang anda,” ucap Benzema saat diwawancara Ronaldo seperti dilansir dari Get French Football News.

Sebagai informasi, nama Ronaldo mulai banyak dikenal saat tampil gemilang bersama klub asal Belanda, PSV Eindhoven. Semusim disana, ia lalu direkrut Barcelona di usianya yang baru 19 tahun. Di tim Catalan, Ronaldo mampu mengemas 47 gol dari 49 laga. Ia pun diganjar Ballon d’Or pada tahun 1996.

Ronaldo lalu hengkang ke Inter Milan semusim berselang. Di musim debutnya bersama La Beneamata, Ronaldo lagi-lagi sukses mendapat Ballon d’Or. Ia lalu sukses membawa Brasil keluar sebagai runner-up Piala Dunia 1998 dan juara Piala Dunia 2002.

Ronaldo kemudian memutuskan pindah ke Real Madrid. Kembali ke Spanyol, ia menyegel gelar Ballon d’Or ketiganya sebelum akhirnya memutuskan pensiun di tahun 2011 karena cedera lutut parah yang tak kunjung sembuh.

Usung Skema 3-5-2, Mantan penyerang Atletico Madrid, Ini Starting XI Impian Fernando Torres

Mantan penyerang Atletico Madrid, Fernando Torres mengungkapkan siapa saja pemain yang layak masuk dalam starting XI impiannya. Dari banyaknya pemain terbaik saat ini, Torres ternyata memilih para pemain yang pernah bermain bersamanya baik di level klub maupun timnas Spanyol.

Sebelumnya, Torres masuk di akademi Atletico Madrid pada tahun 1995. Ia kemudian melakukan debut di skuat utama Los Colchoneros pada 2001 silam. Enam tahun berselang, tepatnya di 2007, Torres memutuskan menerima pinangan raksasa Liga Inggris, Liverpool.

Empat musim di Anfield, Torres kemudian pindah ke rival The Reds, Chelsea. Sayang, selama membela The Blues, performa Torres malah menurun dan membuatnya sempat menjalani masa peminjaman ke AC Milan sebelum akhirnya dipermanenkan oleh raksasa Serie A Italia itu.

Torres sempat kembali bermain untuk Atletico usai kontraknya habis di Milan. Pada tahun 2018 lalu, sebelum memutuskan pensiun dari lapangan hijau, Torres menerima tawaran bermain dari klub asal Jepang, Sagan Tosu.

Dengan banyaknya klub top Eropa yang pernah disinggahinya, jelas Torres sudah merasakan pengalaman bermain dengan banyak pemain kelas dunia. Namun, Torres kemudian memilih 11 yang terbaik untuk dimasukkan dalam tim impiannya. Mengusung skema 3-5-3, Torres lantas memilih Jan Oblak untuk mengisi pos penjaga gawang.

“Jan Oblak akan cocok berada di bawah mistar gawang. Saya bermain bersamanya selama 3,5 tahun di Atletico, dan dia seorang kiper yang luar biasa. Sulit memilih satu kiper, tapi saya anggap Jan Oblak yang terbaik.” ucap Torres seperti dilansir dari Marca.

Hanya dengan Tepuk Tangan pesepakbola terkaya di dunia Neymar Kantongi 6 Milliar Rupiah

Neymar termasuk salah satu pesepakbola terkaya di dunia. Paris Saint-Germain rela memberikan banyak  uang kepada pemain Brasil itu. Bahkan untuk tepuk tangan saja, Neymar bisa mengantongi sampai 6 miliar rupiah. 

Dilansir dari Sport Bible, Les Parisiens membayar Neymar dengan harga gila-gilaan. Untuk memboyong Neymar dari Barcelona saja, PSG harus memecahkan rekor transfer pemain usai menggelontorkan dana hingga 222 juta euro atau setara 3,3 triliun rupiah  lebih.Selain itu, gaji setahun di PSG menyentuh angka 36 juta euro atau sekitar 535,21 miliar rupiah per tahun. Jika dirinci lebih detail lagi, gaji Neymar per detiknya di PSG mencapai 1,13 euro atau setara 16,799. Per jam-nya berada di angka 4.071 euro atau  60,4 juta per jam.

Selain gaji yang besar, ada lagi dalam kontrak Neymar bersama PSG tercantum istilahnya, bonus etis. Bonus ini bisa cair jika Neymar melakukan tepuk tangan dan berjalan ke tribun penonton setelah pertandingan.

Terlepas dari hasil pertandingannya, apakah menang atau kalah, Neymar tetap harus bertepuk tangan sembari berjalan ke tribun penonton. Karena dengan melakukan itu, Neymar bakal mendapat 375 ribu euro atau setara  6,6 miliar rupiah per tahun cuman dari tepuk tangan.

Ole Gunnar Solskjaer Tak Kunjung Berkembang, Solskjaer Bakal Lepas Lingard dan Pereira

Ole Gunnar Solskjaer dinilai mulai menemukan permainan terbaik Manchester United. Oleh karena itu ia pun mulai bersiap membuang para pemain yang tidak dibutuhkan.

Dua bursa transfer yang dilewati sudah cukup memperlihatkan kebangkitan Manchester United. Solskjaer terlihat cakap dalam meramu tim dengan menunjuk nama-nama anyar yang nyatanya berhasil membawa Manchester United kembali ditakuti.

Laju positif yang terjadi di Manchester United saat ini membuat Solskjaer harus berpikir ke depan. Selain mendatangkan pemain anyar lainnya, pelatih asal Norwegia itu juga harus memikirkan siapa pemain yang harus dibuang. 

Dilansir dari The Sun, MU siap melepas dua gelandangnya yakni Jesse Lingard dan Andreas Pereira. Pihak klub dikabarkan bersedia mendengarkan penawaran yang datang untuk kedua pemain tersebut.

Solskjaer sejatinya sudah mencoba memberi kesempatan untuk keduanya. Sebut saja Pereira 37 kali mendapatkan kesempatan bermain di semua kompetisi, sementara Lingard sudah 35 kali bermain di semua ajang.

Namun penampilan keduanya jauh dari harapan. Pereira hanya bisa mencetak satu tol dan tiga assists dalam 23 penampilan di Premier League. Lingard bahkan jauh lebih buruk dengan tanpa gol dan assist dalam 20 penampilan terakhir di Premier League.

Nama kedua pemain terpaksa masuk dalam daftar jual karena persaingan ketat di lini tengah. Nama Bruno Fernandes dipastikan tak mungkin tergeser dengan Paul Pogba diharapkan bisa menjadi duet terbaik nantinya. Sedangkan Fred, Nemanja Matic, dan Scott McTominay juga terus tampil menjanjikan di setiap pekannya.

Video: Tantangan Stay At Home Sehat Ala Nico Tagliafico

Video: Tantangan Stay At Home Sehat Ala Nico Tagliafico

Nicolas Tagliafico

Bek kiri Ajax Amsterdam Nicolas Tagliafico melakukan tantangan Stay at Home secara berbeda, di mana ia menari berduet bersama kekasihnya, Carolina Calvagni.

Saat ini pada pesepakbola di penjuru dunia harus menganggur lebih dahulu. Sebab banyak kompetisi dihentikan akibat pandemi Virus Corona.

Para pemain pun wajib melakukan karantina. Selain untuk melindungi diri sendiri, itu juga dilakukan agar virus tersebut tidak makin menyebar luas.

Para pemain itu tentu wajib berlatih meski di kediamannya sendiri. Namun setelah itu mereka praktis tak punya kegiatan apa pun.

Ikut Challenge

Akan tetapi belakangan ini untuk mengisi waktu dan mengusir rasa bosan, mulai ada sejumlah tantangan yang beredar di dunia maya. Yang ngetren adalah tantangan Stay at Home.

Tantangan ini diikuti oleh banyak pesepakbola top dunia. Mereka mengunggah video melakukan jugling dengan menggunakan satu tol tisu toilet.

Namun tidak demikian dengan Nico Tagliafico. Bersama kekasihnya, Carolina Calvagni, mereka tampaknya menciptakan tantangan baru.

Keduanya tampak menari bersama. Mereka kemudian juga melakukan gerakan sulit yang memerlukan kekuatan tubuh di area perut, lengan dan kaki.

Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Pochettino Ingin Latih Messi Namun Tidak di Barcelona, Kenapa?

Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino mengaku sangat ingin melatih Lionel Messi. Namun, ia menolak jika peraih enam Ballon d’Or tersebut masih bermain untuk Barcelona.

Pochettino sejauh ini masih berstatus menganggur pasca dirinya dipecat Tottenham sebagai juru taktik tim pada medio Desember 2019 kemarin. Pelatih asal Argentina itu sendiri sempat kencang disebut-sebut sebagai salah satu favorit untuk menggantikan Ernesto Valverde yang dipecat Barcelona awal Januari 2020 lalu.

Dengan pengalaman Pochettino tinggal kurang lebih 11 tahun di kota Barcelona baik sebagai pemain dan manajer tim rival sekota, Espanyol membuatnya jadi calon yang diunggulkan bisa membesut Lionel Messi Cs. Pasalnya, dewan direksi Blaugrana kabarnya menginginkan pelatih yang punya kedekatan dengan kota mereka.Pochettino sendiri tidak menampik spekulasi terkait kans melatih Barcelona. Baginya itu sebuah hal yang wajar jika namanya kerap dikaitkan dengan klub-klub top Eropa seiring keberhasilannya mengorbitkan banyak pemain muda di Spurs sekaligus menjadikan tim asal London itu sebagai salah satu kekuatan baru di Liga Inggris dalam tiga musim terakhir.

Tapi, Pochettino menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah mau melatih Barcelona karena faktor Espanyol kendati dirinya sangat ingin merasakan bisa melatih Messi.

“Saya ingin melatih Messi. Tapi hal itu baru bisa terjadi jika dia kembali ke Newell’s Old Boys karena saya juga tumbuh besar di klub tersebut. Saya masih bisa menunggu kesempatan yang mungkin datang dalam 10 tahun kedepan jika Messi sudah ingin memutuskan pensiun.” ucap Pochettino seperti dilansir dari Marca.

Sebagai informasi, sebelum pensiun, Messi pernah beberapa kali mengungkapkan harapannya bisa memperkuat klub masa kecilnya di Rosario, Argentina, Newell’s Old Boys. Tapi dalam beberapa kesempatan, Messi juga menyebut bahwa hal itu sulit terwujud karena keluarganya sudah terlanjur nyaman di Spanyol dan hampir tak mungkin membawa mereka kembali ke Argentina.

“Saya bermimpi bisa bermain untuk Newell’s di Liga Argentina, tapi saya tidak tahu apakah secara realistis itu bisa terjadi. Saya punya keluarga yang keinginannya harus didahulukan.” ungkap Messi beberapa waktu lalu.

Pemain Buangan United Dipantau Ketat The Gunner

Urgensi membutuhkan bek tengah memang bukan hal baru bagi Arsenal. Tim asal London Utara kerap dikaitkan dengan sejumlah nama. Teranyar, mereka dirumorkan siap membawa Chris Smalling pulang ke Inggris.

Sebelumnya, Gunners memang dirumorkan bakal mengangkut Dayot Upemecano dan Issa Diop. Kini, menilik laporan La Gazzetta Dello Sport, Arsenal siap membuka penawaran sebesar 25 Juta Poundsterling kepada Manchester United guna membawa Smalling ke London.

Smalling sendiri saat ini bermain untuk As Roma dengan status pinjaman. Roma belum memiliki obligasi untuk mempermanenkannya. Namun mereka bisa menjadi tim terdepan andai mau mengikat Smalling lebih lama di tim Ibu Kota Italia. Arsenal bisa saja mendapatkan sang pemain namun dengan satu syarat yang mutlak, mereka mampu mentas di Liga Champions musim depan.

Saat ini, skuat besutan Mikel Arteta masih tercecer di luar empat besar. Kans mereka main di Eropa masih lumayan besar. Namun United, selaku tim pemilik nampak enggan melepas pemainnya ke tim rival. Selain Arsenal, dua tim Premier League lain macam Tottenham Hotspur dan Everton juga berminat menampung eks Watford itu ke dalam skuat mereka masing-masing.

Ingin Bertahan di Inter Milan , Sanchez Harus Rela Gajinya Dipotong

Inter Milan berencana memangkas gaji Alexis Sanchez guna mempermanenkan jasanya. Namun sang pemain menolak di mana Atletico Madrid sudah menyiapkan rencana.

Sanchez bergabung dengan Inter dengan status pinjaman pada musim panas kemarin. Tanpa opsi pembelian permanen, Inter harus merogoh kocek cukup dalam untuk mempermanenkannya di akhir masa peminjaman.

Kendati demikian, Nerazzurri julukan Inter tetap tertarik untuk melakukan opsi pembelian terhadap sang pemain. Namun pihak klub berencana untuk memangkas gaji Sanchez guna mengirit pengeluaran mereka.

Sayang rencana baik Inter ditolak oleh Sanchez. Pemain asal Chile tersebut mengaku tak sudi gajinya dikurangi di mana saat ini ia menerima gaji hingga 500 ribu pounds per pekan.

Situasi tersebut dikabarkan siap dimanfaatkan oleh pihak Atletico Madrid. Pelatih Rojiblancos, Diego Simeone, disebut mengagumi sosok Sanchez setelah keduanya sempat membela River Plate.

Simeone optimis jika klub akan sanggup memenuhi permintaan gaji Sanchez. Ia juga percaya jika negosiasi dengan Manchester United akan berjalan lancar.

Manchester United selaku pemilik resmi dipercaya tidak akan menahan kepergian Sanchez. Hal ini tidak lepas dari kontribusi minim yang diberikan oleh pemain asal Chile tersebut.

Dimana selama berseragam Setan Merah dengan kurun waktu satu setengah musim, Sanchez hanya mampu mencetak lima gol saja dari semua ajang.

Kiper Persib Bandung, Begini Kondisi Terbaru Teja Paku Alam

Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, disebut tidak mengalami cedera serius. Eks kiper Semen Padang itu diharap bisa segera kembali merumput bersama Maung Bandung. 

Teja sebelumnya sempat menangis beberapa menit sebelum laga Shopee Liga 1 2020 antara Persib Bandung dan  PSS Sleman digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (15/3). Dia mengalami dislokasi jari dan batal bermain saat Maung Bandung menang 2-1 atas Super Elja.

Pelatih Kiper Persib, Luizinho Passos mengatakan, kondisi Teja saat ini sudah membaik. Sang pelatih mengungkapkan bahwa cedera yang mendera Teja dikategorikan ringan dan akan pulih dalam beberapa hari ke depan.

“Dislokasinya tidak parah dan Teja ternyata sudah punya masalah yang sama pada 2017 lalu. Tapi tidak apa-apa, tiga hari sedari sekarang Teja sudah bisa kembali berlatih, itu hal yang normal dan dia kuat.

“Mungkin kalau terjadi ketika latihan. Itu adalah situasi yang berbeda, tapi tidak masalah karena Teja punya mental yang bagus. Itu juga bukan masalah bagi Persib karena saya percaya kepada semua kiper yang ada seperti Made, Aqil dan Dhika. Buat saya, mereka bukan kiper yang buruk,” kata Passos.

adalah situasi yang berbeda, tapi tidak masalah karena Teja punya mental yang bagus. Itu juga bukan masalah bagi Persib karena saya percaya kepada semua kiper yang ada seperti Made, Aqil dan Dhika. Buat saya, mereka bukan kiper yang buruk,” kata Passos.

Bruno Fernandes Apresiasi Dukungan Fans Manchester United

Sebuah chant khusus dibuat oleh fans Manchester United untuk Bruno Fernandes. Sang pemain pun menyambut positif hal tersebut.

Fans Manchester United dikenal cukup selektif dalam memberikan dukungannya bahkan untuk pemain mereka sendiri. Tak banyak dari mereka yang menjadi idola yang namanya dijadikan chant khusus.

Nama terbaru yang menjadi idola di Old Trafford adalah Bruno Fernandes. Nama pemain yang baru didatangkan pada Januari kemarin itu kerap terdengar di Old Trafford. Bruno pun mengaku bahagia akan hal tersebut.

“Saya tidak tahu [harus bereaksi tentang nyanyian], tapi itu sangat bagus. Dukungan yang saya dapatkan dari fans sejak hari pertama di sini benar-benar hebat,” buka Bruno kepada Sky Sports.

“Pada pertandingan pertama, setelah laga itu saya mendengarkan ulang nyanyian mereka untuk saya dan berpikir: ‘saya baru dua hari di sini dan mereka sudah membuat nyanyian’.”

“Saya harus memberikan sesuatu kembali kepada fans, bukan karena nyanyian itu, tapi karena mereka telah memberikan dukungan yang saya butuhkan,” sambung Fernandes.

“Saya harus mengembalikan cinta mereka dengan cara yang sama, sebab mereka bena-benar membantu saya pada bulan pertama.”

Lebih lanjut Bruno mengatakan jika dukungan yang diberikan sangat dibutuhkannya. Andai itu tak ada mungkin perjalanannya di MU tak akan sebaik ini.

“Jika saya tidak mendapatkan dukungan penuh mereka, situasinya akan jauh lebih sulit, saya akan sulit memberikan yang terbaik dan jadi diri sendiri,” lanjut Fernandes.

“Akan sulit tampil percaya diri dan melakukan apa yang ingin saya lakukan di lapangan, sulit mengambil risiko dengan bola.”

“Anda mungkin akan gagal tetapi mereka selalu ada untuk mendukung, itu memberikan Anda dorongan untuk terus mencoba,” tandasnya.